SURAT TERBUKA BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MALANG UNTUK PELAKU TINDAK TERORISME DI SURABAYA

 

Maaf kami tak mengucap salam, karena kami tidak tahu apa agama dan apa yang kalian percayai.

Kami tidak tau apa agama kalian sampai kalian melakukan kekejaman di dunia ini, karena setau kami agama tidak mengajarkan kekerasan.

Kami tidak tau kitab apa yang kalian baca sampai kalian berani-beraninya menganggap orang yang berbeda dengan kalian sebagai musuh.

Kami tidak tau siapa kah panutan kalian sampai kalian berani untuk membunuh orang lain yang menurut kalian salah dan berbeda dengan kalian.

Kami pun sangat tidak paham dengan kalian, kalian punya moralitas manusia apa tidak sampai kalian berani menghilangkan nyawa manusia se enaknya sendiri ?

Kami tidak tau siapakah Ibu yang melahirkan kalian, seorang yang berbahaya bagi masyarakat Indonesia.

Kami tidak tau siapa Ayah yang mendidik kalian, seorang yang berani menghilangkan nyawa orang lain.

Kami tidak tau pakaian apa yang kalian pakai hingga kalian merasa gagah dan seakan tak tersentuh Neraka.

 

Alih alih menegakkan kebenaran… yang lahir justru antipati… ketakutan akan adanya agama… makin lama generasi ini makin jauh dari agama… satu hal yang harus kalian tahu apabila kalian terus melanjutkan kekejaman kalian, akan datang masa dimana orang takut untuk beragama, dan kalian ikut bertangung jawab meng-atheis-kan dunia ini !!!

Agama yang kami tahu mengajarkan cinta kasih sesama manusia, kelembutan serta kesabaran, bukan kekejaman dengan tidak mengindahkan kemanusiaan.

 

Teror bom yang terjadi di Jawa timur yang dilakukan teroris dengan mengatas namankan agama berhasil membuat masyarakat Internasonal khususnya di Indonesia merasa was-was, teror bom di Surabaya dan Sidoarjo adalah subah kejahatan besar di tingkat Internasional, hal ini dikarenakan kejahatan tersebut merupakan bagian dari pelanggaran hak asasi manusia. Kita ketahui Indonesia adalah negara hukum bukan negara penganut paham liberalisme, dengan adanya agama, peraturan, dan hukum di dunia ini bertujuan untuk memanusiakan manusia.

Oleh sebab itu, setelah menyaksikan dan mencermati dengan seksama rangkaian peristiwa di atas khususnya peristiwa di kota Surabaya dan Sidoarjo, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Malang (BEM UM) :

 

Menyatakan Sikap Sebagai Berikut :

 

  1. Mengecam dan mengutuk keras segala teror BOM di Indonesia yang dilakukan teroris.
  2. Menyampaikan rasa bela sungkawa yang sangat mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang sedang dialami .
  3. Memohon kepada pihak yang berwenang untuk segera mengusut tuntas kasus teror bom yang terjadi di Indonesia.
  4. Mendukung penuh upaya dan langkah-langkah aparat keamanan untuk mengusut secara cepat dan tuntas motif, pola serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa tersebut.
  5. Mengajak seluruh warga negara untuk bersatu memerangi isu-isu dan pelaku terorisme di Indonesia sampai ke ranah hukum.
  6. Mengutuk keras terorisme atas nama agama karena agama tidak mengajarkan kekerasan dan mengajak seluruh lembaga masyarakat maupun lembaga negara untuk memerangi terorisme di Indonesia secara pro-aktif.

 

Malang, 13 Mei 2018

Tertanda,

 

 

 

Badan Esekutif Mahasiswa

Universitas Negeri Malang

Cp: 085645750359