Kemensosmas BEM UM Jalin Kolaborasi dan Diseminasi dengan Kemensosmas
BEM KM UGM Melalui MUFAKAT #1

  • Penyampaian program kerja dari masing masing kementerian

Malang. Kementerian Sosial Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Malang (Kemensosmas BEM UM) telah menyelenggarakan agenda perdana di tahun 2022 pada Sabtu (16/4) lalu. Dengan menggandeng Kemensosmas BEM Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (KM UGM), agenda Temu Sapa Sejawat—atau yang kemudian lebih sering disebut sebagai MUFAKAT—berhasil diadakan secara online melalui aplikasi Zoom.

MUFAKAT merupakan agenda yang dilaksanakan untuk menjalin silaturahmi dan mengeratkan hubungan bilateral dengan Kemensosmas BEM universitas-universitas lain di Indonesia. Kunjungan ini bertujuan untuk pengintegrasian informasi terkait sosial masyarakat maupun isu-isu lingkungan hidup. “Baru-baru ini Kemensosmas BEM UM juga membentuk keanggotaan dalam Lingkar Sosmas yang merupakan bagian dari kegiatan temu sapa ini. Lingkar Sosmas dibuat untuk memudahkan komunikasi dan menjaga hubungan baik dengan Departemen Sosial Masyarakat setingkat BEM Fakultas di UM sendiri,” ungkap Ananda Fitri Sholiha selaku penanggungjawab kegiatan.

Kegiatan yang dilakukan secara daring (dalam jaringan) ini mengusung tema Membangun Relasi, Menguatkan Komunikasi, dan Bertukar Pikiran Guna Menciptakan Organisasi yang Kaya Ide dan Inovasi. Meskipun terlaksana secara daring, Ananda menjelaskan bahwa hal ini sama sekali tidak memangkas keseruan di antara masing-masing kementerian. Ia mengungkapkan, “Hal ini sebenarnya sedikit mengecewakan karena berbeda dari gambaran awal yang telah dirancang. Namun berkat kekompakkan kedua pihak dalam menyukseskan kegiatan, alhamdulillah acara kami terlaksana dengan lancar tanpa hambatan.”

Ajie Kharisna Farisyaputra, Menteri Kemensosmas BEM UM menyampaikan tanggapannya mengenai pelaksanaan MUFAKAT #1.

“Wah, saya cukup terkejut karena proker dan agenda dari Kemensosmas BEM KM UGM lumayan kompleks, ya,” ujarnya sambil terkekeh saat ditanya terkait keseruan MUFAKAT hari itu. “Ada banyak sekali informasi yang kita dapatkan setelah pertemuan daring yang sangat singkat tadi. Melihat dari keberagaman proker juga agenda Sosmas UGM yang menjangkau hampir seluruh bidang sosial kemasyarakatan, tentunya memberikan banyak gambaran juga referensi bagi Sosmas UM ke depannya.”

Selain Ananda dan Ajie, Dirjen Lingkungan dari Kemensosmas BEM KM UGM; Muhammad Tegar Raung Ardi pun turut menyampaikan tanggapannya terkait dengan pelaksanaan Temu Sapa Rekan Sejawat yang diadakan oleh Sosmas BEM UM pada Sabtu lalu.

“Temu Sapa Rekan Sejawat yang telah dilaksanakan teman-teman Sosmas BEM UM merupakan kegiatan yang sangat positif karena banyak insight yang bisa didapat dari kegiatan tersebut. Selain kegiatan silaturahmi untuk saling mengenal, kita (juga) mendapat banyak ilmu dan pengalaman yang mungkin selama ini belum kami mengerti atau jumpai. Selain itu, kegiatan temu sapa rekan sejawat juga bisa menjadi langkah awal untuk menjalin relasi bilamana kedepannya akan ada program-program kolaborasi antara BEM UM dan BEM KM UGM,” jelas Tegar.

Mewakili teman-teman Sosmas UM yang lain, Ajie menyampaikan harapannya supaya Sosmas BEM UM mampu belajar banyak untuk referensi terkait inovasi proker dan agenda di kepengurusan selanjutnya. Sehingga nanti dapat terjalin kerjasama yang baik serta mempererat ikatan persaudaraan antar Sosmas BEM.

Ajie juga berharap semoga segala inovasi dari Sosmas bisa memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh banyak masyarakat. Memberi dampak yang baik bagi keberlangsungan kelestarian alam yang merupakan tanggungjawab kita semua. Hal ini pun disetujui oleh Tegar dalam sesi wawancaranya.

“Harapannya, semoga teman-teman Sosmas UM tetap bisa berkontribusi untuk masyarakat, selalu menjadi pengayom masyarakat, tetap menyebarkan kebaikan dan kebermanfaatan; karena teman-teman semua merupakan contoh mahasiswa yang patut menjadi motivasi mahasiswa-mahasiswa lainnya,” tegas Tegar. “Dari saya pribadi, sedikit saran untuk teman-teman Sosmas UM: tetap fokus pada program kerja yang telah teman-teman siapkan. Fokus untuk mengabdi, fokus menyebar kebermanfaatan meski banyak hiruk pikuk yang mungkin sedikit mengganggu entah itu perpolitikan kampus, pihak-pihak yang tidak sejalan, dan banyak hal lainnya. Jangan jadikan itu sebagai penghalang teman-teman untuk berbuat baik, karena segala hal baik akan dibalas dengan baik kapanpun itu.”

Serangkaian kegiatan pada Temu Sapa tersebut berakhir sekitar pukul 13:00 WIB yang ditutup dengan pembacaan do’a. Kedua kementerian berharap agar kegiatan ini tidak berakhir di hari itu saja, namun semoga perjumpaan mereka menjadi awal untuk semua hal-hal baik di masa yang akan datang.

“Untuk teman- teman semua, selagi kita bisa dan mampu untuk berbuat kebaikan ke masyarakat, usahakan itu. (Tetaplah berbuat baik) meskipun ga ada bayaran atau mungkin cuan untuk kita. Mungkin ga sekarang, tapi pasti kelak di masa depan akan muncul hasil dari segala kebaikan tersebut; karena sebaik baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesama,” tutup Tegar di akhir sesi wawancara. (*)

Pewarta: Indhana Alfania Fadhilatal Mubarokah